Wednesday, April 27, 2005

lebih baik...

jangan katakan kami tidak pernah mencoba
karena dari dulu dan belakangan ini
telah banyak usaha diplomasi kami
untuk meletakkan senjata dan perdamaian
tapi kadang terjadi gesekan2 kecil
karena adanya kelabilan di kedua pihak
yang justru memicu api pertikaian
dan membuat situasi semakin memanas
dibumbui dengan dendam dan mosi tidak percaya
akibatnya semua usaha damai tersebut tertutupi lagi
sehingga gencatan senjata pun menemui jalan buntu

tapi kami mengerti, bahwa untuk melakukan itu
lebih baik kami yang melupakan kepentingan kami
lebih baik kami kembali dengan niat baik kami
dan lebih baik kami memikirkan bagaimana
agar kami dapat diterima kembali dan duduk bersama
berkompromi untuk dapat hidup berdampingan
dengan penantian dan harapan yang sama

Monday, April 25, 2005

lagi...

Image hosted by Photobucket.com

kembali... aku melihat
roda kehidupan kembali bergulir
yang kemarin berada di atas
sekarang telah berada di bawah (lagi)
dan bersamaan dengan itu
roda itu juga telah rusak

dan sekarang... kulihat
roda itu telah tergantikan (lagi)
oleh roda kehidupan yang baru
yang sedang memulai perputarannya
searah jarum jam, berputar
dalam perjalanan menuju ke atas

mudah2an...
aku masih diberikan kekuatan
untuk bisa tetap di sini
menyaksikan roda kehidupan itu bergulir (lagi)
naik, berhenti di atas, turun, rusak
dan (nanti mungkin akan) tergantikan (lagi)...

sampai pada akhirnya kau akan tahu
bahwa sebenarnya hanya satu roda yang takkan lekang
oleh beban berat yang kau sandang di pedatimu
oleh kerikil tajam yang berkali-kali menghunjamnya
oleh medan terberat yang pernah dan belum pernah kau bayangkan
yang tak terlewati oleh roda-roda lain...

Thursday, April 21, 2005

mengapa...

mengapa kau kembali terdiam
mengapa kau kembali membisu
mengapa kau kembali menyangkal
mengapa kau kembali menafikan
semua yang ada di depanmu
padahal itu semua sedang terjadi di depan matamu

kau tenggelam... sendirian...

mestinya kau melihat dan menyadari
bahwa ada yang mendengar teriakanmu
bahwa kau tak sendiri
bahwa kau tidak akan pernah dibiarkan tenggelam sendirian
karena masih ada tangan yang selalu mengulur padamu
tangan yang selalu memberikan tali untuk kau raih
yang bisa kau raih dengan mudahnya karena berada di dekatmu
tapi tangan itu terbutakan oleh kebencianmu
tersamarkan oleh tangan2 palsu lain
tersangkalkan oleh seluruh sakitmu di dunia
sehingga kau tak melihatnya
tak mendengarnya berteriak memanggilmu
menganggap tak ada yang mempedulikan dirimu tenggelam

tenggelam dalam anggapanmu sendiri...

Tuesday, April 19, 2005

Cermin...

...beberapa pernyataan ini membuatku seperti bercermin...

"aku selalu mencoba untuk berbuat baik walaupun itu sulit...
jangan pandang aku dengan kesinisan itu...
jangan pandang aku dengan mata yang dingin..."

...aku sudah mencoba untuk tidak seperti itu, tapi ternyata aku mendapatkan apa balasan apa yang sudah pernah aku lakukan padamu. yah, karma mungkin. it's ok lah. i can live wit it anyways...

"aku salah....
dan selalu salah...
tp aku akan tetap berusaha untuk lebih baik
dan aku mencoba untuk memperbaiki semua kesalahanku

jangan lihat aku dari masa laluku
lihatlah aku yang sekarang
lihatlah aku yang
sedang mencoba
aku sudah berjanji dan aku berusaha tidak melanggarnya"

...yang sudah lelah mencoba ternyata masih bisa mencoba lagi... titik nol... ...kedengarannya juga seperti sesuatu yang sampai hari ini masih dengan sangat gigihnya kuperjuangkan...

"ingatkan aku akan janji itu
jangan buat aku lupa akan janji itu
jangan buat aku mengingkarinya
jangan paksa aku melanggarnya
aku hidup untuk melakukan yang terbaik
aku hidup untuk memberikan yang terbaik
tp
aku hanya manusia biasa
manusia yang ada celanya dan salahnya
manusia yang hanya bisa menyesal dikemudian hari
manusia yang akan tertunduk diam ketika salah"

...semacam pembenaran... kami juga pernah mengatakan seperti itu...
...well, untuk melakukan semua itu, kita akan butuh lebih dari sekedar 3, 5, 20, atau bahkan 1000 kesempatan...

...berilah kesempatan kepada mereka yang masih ingin mencoba, tidak hanya 3, 4, 5, atau 10 atau bahkan 1000 sekalipun, because there's no stopping in trying... kami telah memilih mencoba, maka itulah tujuan kami. mencoba. untuk kalian yang kami cintai. dan karena kami telah memilih dan bertujuan untuk itu, kami rela, akan dan harus terima segala konsekuensinya, untuk memperjuangkannya terus dan terus, selama dan sebisa yang kami mampu. kami mengalah pada kalian. yah, mengalah untuk menang. tapi kami tahu ini bukan masalah menang atau kalah, tapi ini menyangkut kalian, wanita yang kami cintai.

we will not give up until we came across what we've bound to achieve for you, and continuously fight for it till the last breath is taken from our very body...

setelah kalian menuangkan tulisan ini, semoga kalian akan lebih mengerti apa maksud kami selama ini... bukankah begitu...? dan jangan katakan bahwa kami tidak berprinsip karena kami melakukan apa kami lakukan dengan pilihan dan tujuan kami untuk kalian...

Friday, April 08, 2005

(beberapa dari) part II

wahai wanita, jangan pernah berpikiran bahwa "untuk kasih sayang, semuanya harus dibayar dengan tubuh kami..." bukankah jika begitu, berarti kami juga telah menjual tubuh kami untuk mendapatkan kasih sayang dari kalian...???

kami adalah lelaki... kami tidak munafik kebanyakan dari kami memang seperti 'itu', hanya menggunakan kalian sebagai bentuk rekreasi birahi belaka... tanpa merasa mencintai... memang kebaikan (beberapa dari) kami pasti akan lebih mudah tersamarkan oleh setitik saja keburukan kami...

tapi, (beberapa dari) kami tidak pernah berhenti berusaha... bukan karena mengharapkan pamrih selain cinta atau suatu keharusan... kami melakukan 'itu' karena kami mencintai kalian, dan karenanya kami akan berusaha semampu kami apapun yang bisa kami lakukan dan berikan untuk kalian... termasuk 'itu'... naif memang... tapi bukankah cinta memang seperti itu? dan bukankah cinta yang seperti itu yang (beberapa dari) kalian inginkan? terlalu complicated kah penjelasan seperti itu?